Gigi Kamu Sudah Berlubang? Ini Solusinya

Gigi berlubang sering dianggap masalah sepele. Awalnya hanya ngilu saat minum dingin, lalu dibiarkan karena rasa sakitnya hilang sendiri. Padahal, lubang pada gigi tidak akan sembuh tanpa perawatan yang tepat. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini justru bisa berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Bagi kamu yang tinggal di Bali, memahami kapan harus ke dokter gigi Bali dan solusi apa yang tepat bisa membantu menyelamatkan gigi sebelum terlambat.

Kenapa Gigi Bisa Berlubang?

Gigi berlubang terjadi akibat penumpukan plak yang mengandung bakteri. Bakteri ini menghasilkan asam yang perlahan merusak lapisan gigi.

Kebiasaan Sehari-hari yang Sering Jadi Penyebab

Beberapa kebiasaan yang tanpa disadari mempercepat gigi berlubang antara lain:

  • Terlalu sering konsumsi makanan dan minuman manis

  • Jarang menyikat gigi sebelum tidur

  • Tidak rutin melakukan pemeriksaan ke dokter gigi

  • Menunda perawatan meski sudah terasa nyeri

Lubang kecil yang tidak ditangani bisa semakin dalam hingga mencapai saraf gigi.

Tanda Gigi Berlubang yang Tidak Boleh Diabaikan

Tidak semua gigi berlubang langsung terasa sakit. Justru banyak kasus baru disadari saat kondisinya sudah parah.

Gejala Awal hingga Lanjutan

Beberapa tanda yang perlu kamu waspadai:

  • Ngilu saat makan atau minum dingin dan manis

  • Muncul bercak hitam atau cokelat di gigi

  • Bau mulut yang tidak kunjung hilang

  • Nyeri berdenyut hingga ke kepala atau telinga

Jika sudah muncul nyeri hebat, sebaiknya segera konsultasi ke dokter gigi Bali untuk menentukan tindakan terbaik.

Solusi Gigi Berlubang Sesuai Tingkat Keparahan

Penanganan gigi berlubang tidak selalu sama. Semua tergantung seberapa dalam kerusakan yang terjadi.

Tambal Gigi untuk Lubang Ringan

Jika lubang masih kecil dan belum mencapai saraf, tambal gigi menjadi solusi paling umum. Prosedurnya relatif cepat dan bertujuan mengembalikan fungsi gigi seperti semula.

Perawatan Saluran Akar untuk Lubang Dalam

Saat lubang sudah mencapai saraf dan menimbulkan nyeri hebat, perawatan saluran akar diperlukan. Tindakan ini membersihkan jaringan saraf yang terinfeksi sehingga gigi tetap bisa dipertahankan tanpa harus dicabut.

Pencabutan Gigi Jika Sudah Tidak Bisa Diselamatkan

Dalam kondisi tertentu, gigi yang rusak parah tidak lagi bisa dipertahankan. Tooth extraction menjadi pilihan terakhir untuk mencegah infeksi menyebar ke area lain.

Pentingnya Perawatan Rutin ke Dokter Gigi

Banyak kasus gigi berlubang sebenarnya bisa dicegah dengan perawatan rutin. Scaling atau pembersihan karang gigi membantu mengurangi plak dan bakteri penyebab lubang.

Selain itu, konsultasi rutin dengan dokter gigi Bali juga membantu mendeteksi masalah sejak dini, bahkan sebelum muncul rasa sakit.

Kesimpulan

Gigi berlubang bukan masalah kecil yang bisa ditunda. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang gigi tetap bisa diselamatkan tanpa prosedur yang rumit. Mengenali gejala awal, menjaga kebersihan gigi, dan rutin memeriksakan diri ke dokter gigi adalah kunci utama menjaga kesehatan gigi jangka panjang.

Jika kamu berada di Bali dan mulai merasakan tanda-tanda gigi berlubang, jangan menunggu sampai nyeri semakin parah. Konsultasi lebih awal dengan dokter gigi yang tepat adalah langkah terbaik untuk mendapatkan solusi yang aman dan nyaman.

Klinik Gigi Aesthetic Denpasar - Bali

Quick Contact

Feel Free to Contact Us

Our Address

Jl. Nusa Indah No.80, Sumerta, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80235

Opening Hour:
Monday - Saturday
09.00 am - 01.00 pm & 05.00 pm - 09.00 pm

Copyright © 2025 Klinik Gigi Omnident Bali | Developed by Gleamore.id

Scroll to Top