Gigi ngilu sering datang tiba-tiba. Saat minum dingin, makan manis, atau bahkan hanya menarik napas lewat mulut, rasa ngilu bisa langsung menusuk dan membuat tidak nyaman. Kondisi ini cukup umum dialami banyak orang dan sering kali dianggap sepele, padahal bisa menjadi tanda adanya masalah pada gigi dan mulut.
Jika Anda sedang mencari solusi yang tepat, memahami penyebab dan penanganannya bersama dokter gigi Bali adalah langkah yang bijak agar masalah tidak berkembang lebih serius.
Sebelum masuk ke solusinya, penting untuk memahami penyebab gigi ngilu. Umumnya, rasa ngilu muncul karena lapisan pelindung gigi (email) menipis atau akar gigi mulai terbuka.
Tanpa pemeriksaan langsung dari dokter gigi Bali, penyebab pastinya sering kali sulit dipastikan.
Gigi berlubang adalah salah satu penyebab utama gigi ngilu. Awalnya mungkin hanya terasa sedikit sensitif, namun lama-kelamaan rasa nyeri bisa semakin parah.
Dokter gigi akan memeriksa kedalaman lubang dan menentukan tindakan yang paling sesuai. Jika masih ringan, perawatan tambal gigi bisa menjadi solusi cepat dan efektif. Namun bila lubang sudah mencapai saraf, perawatan lanjutan seperti perawatan saluran akar dapat direkomendasikan untuk menghilangkan rasa ngilu sekaligus menyelamatkan gigi.
Penanganan lebih awal selalu lebih nyaman dan mencegah prosedur yang lebih kompleks di kemudian hari.
Tidak sedikit orang terkejut ketika gigi terasa ngilu padahal tidak berlubang. Salah satu penyebab yang sering ditemukan adalah karang gigi yang menumpuk di sekitar gusi.
Karang gigi dapat menyebabkan peradangan gusi dan membuka permukaan akar gigi, sehingga gigi menjadi sensitif. Melalui prosedur scaling, dokter gigi Bali membersihkan karang gigi secara menyeluruh, membantu gusi kembali sehat, dan mengurangi rasa ngilu secara bertahap.
Selain mengatasi ngilu, scaling juga membantu menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan dan mencegah bau mulut.
Jika gigi ngilu terus berulang meski sudah menjaga kebersihan mulut, bisa jadi Anda membutuhkan perawatan lanjutan yang lebih spesifik.
Dokter gigi tidak hanya fokus pada satu keluhan, tetapi melihat kondisi gigi secara keseluruhan. Dalam beberapa kasus, sensitivitas gigi berkaitan dengan posisi gigi yang tidak ideal, tekanan berlebih saat mengunyah, atau kebiasaan tertentu.
Melalui konsultasi yang tepat, dokter dapat menyarankan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan Anda, sehingga rasa ngilu tidak hanya hilang sementara, tetapi juga dicegah agar tidak kembali.
Gigi ngilu bukanlah kondisi yang sebaiknya diabaikan. Meski terasa ringan di awal, keluhan ini bisa menjadi tanda masalah gigi yang lebih serius. Mulai dari gigi berlubang, karang gigi, hingga gangguan pada gusi, semuanya membutuhkan penanganan yang tepat.
Dengan berkonsultasi ke dokter gigi Bali, Anda bisa mendapatkan solusi yang sesuai dengan kondisi gigi, bukan sekadar meredakan rasa ngilu sementara. Penanganan yang tepat sejak dini akan membantu menjaga kesehatan gigi, kenyamanan saat makan, dan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.
Copyright © 2025 Klinik Gigi Omnident Bali | Developed by Gleamore.id